image

Artikel

Kategori

Pengalaman Dongeng di Taman Baca Kolong

Oleh Kak Devina,

Perkenalkan nama saya Devina febrianti Mahasiswa HI UIN Jakarta semester 8. Dongeng merupakan hal baru buat saya sehingga ketika memutuskan untuk ikut kelas dongeng pada akhir tahun 2016 sangat menantang diri saya yang pada dasarnya jarang sekali baca buku anak dan sangat demam panggung. Melihat pertunjukan dongeng pun belum pernah yang saya ingat saat SD pernah didongengin oleh guru dengan judul si Kancil, selain itu saya tidak pernah mendengar dongeng. Sendirian saja saat itu tak kenal siapa-siapa dan tidak diajak siapa-siapa.

Saya tertarik dengan kegiatan mendongeng karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Setelah mengikuti kelas dongeng dan tergabung menjadi relawan AyoDI saya mulai mencintai kegiatan ini. Seiring berjalannya waktu saya mulai senang baca buku anak walaupun masih belum rutin. Kegiatan pertama yang saya lakukan bersama AyoDI ialah FDII 2016. Semakin banyak saya belajar mengenai mendongeng bersama pendongeng dari dalam dan luar negeri. Saat itu keinginan untuk mendongeng sangatlah tinggi ketemu anak kecil rasanya mau didongengin aja. Saya mulai dari rumah saya dahulu yaitu adik saya dan keponakan. Dongeng pertama yang saya lakukan di umum ialah di Yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa daerah Rempoa. Niatnya hanya partisipasi dalam agenda Hari Dongeng Nasional, ternyata saya mendapatkan hadiah ketika salah satu pendongeng favorite yaitu Kak Arnel ikut memeriahkan kegiatan dongeng hari itu. 

Sampai saat ini kegiatan dongeng saya dikatakan belumlah baik sepenuhnya dan masih terus belajar. Oleh karena itu saya beranikan diri mewajibkan seminggu sekali mendongeng, akhirnya ditentukanlah waktu hari minggu. Selain kuliah, saya juga merupakan pengelola dari TBM Kolong yang terletak di kolong fly over Ciputat. Beruntung saya bisa aktif dalam kegiatan literasi. Selain mengelola buku, saya juga bisa membaca buku anak secara gratis. TBM Kolong merupakan tempat saya latihan mendongeng langsung ditonton oleh adik-adik. Awalnya satu dua anak saja dan pada akhirnya lebih dari puluhan anak aktif ikut kegiatan setiap hari minggu. Banyak momen-momen menarik dimulai dari lupa cerita, banyak kendaraan lewat, dan gangguan lainnya yg membuat fokus anak-anak sering buyar, tetapi saya nikmati itu semua. Harapan saya semoga kita semua bisa memberikan kebahagian untuk adik-adik dengan menulai dari sekarang karena kalau menunggu siap sampai kapanpun tidak akan siap.

 

Saya sangat senang bila ada kaka penjaga mimpi di daerah Tangsel dan sekitarnya yang ingin berbagi cerita lewat mendongeng. Kegiatan ini rutin dan bersifat kerelawanan setiap hari minggu pukul 13.00-selesai. Bila ingin berbagi bisa hubungi saya ya ☺. Terima kasih kaka kaka penjaga mimpi yg selalu memotivasi dan saya senang bisa bergabung di grup AyoDI yg penuh informasi dan pembelajaran mengenai dongeng ☺.

Kategori Artikel oleh Zulfahmi pada 01 Mar 2018